Thursday, February 9, 2017

Alasan Memilih Karimun Kotak

Pernah denger "Kalau kamu menginginkan sesuatu dengan sangat dan kamu percaya, nanti universe bakal mendorong keinginan kamu dan bisa terwujud"? Aku pernah dan percaya.

Untuk bisa mewujudkan sesuatu hal yang kita mau itu intinya adalah percaya dan percaya. Saking percayanya diri sendiri, dulu pas SMA saya punya keinginan yang pasti tentang kendaraan (mobil).

Keinginan:
1. Mobil sport yang bisa kebut
2. Pintunya hanya ada 2 (saking kepengen mobil sport banget)
3. Warnanya merah

Udah itu ajah 3 hal yang saya percayai bahwa kalau udah kerja saya punya itu kendaraan.
Waktu berlalu dan saya bekerja dan mampulah saya untuk membeli mobil. Mobil itu adalah:

Honda Civic SB3 (Wonder) a.k.a honda setrikaan, apakah sesuai dengan keinginan saya ketika SMA? Kita cek

1. Mobil sport yang bisa kebut? Yes bisa, karena 1,500cc dan udah teknologi DOHC
2. Jumlah pintunya 2 juga, iya dong sesuai impian
3. Warnanya pun merah sesuai dengan mimpi dulu di SMA

Tapi, ada hal yang aku lupa dalam impian aku itu:
1. Lupa kalo mobil harus adem, civic setrikaan aku ga ada AC-nya
2. Lupa kalo mobil enaknya harus ada power steering, yang aku malah power sterek (otot)
3. Lupa pas mimpi kalo bisa mobil baru ajah jangan yang udah 20 tahun ke belakang

:D

Belajar dari masa lalu yang cukup pelik untuk masalah mimpi, akhirnya pas ketemu sama pacar aku (Stev), mimpi aku jelas 'AKU MAU KARIMUN KOTAK' biar ga meleset lagi mimpinya, plus AC-nya dingin :)

Kenapa Karimun kotak?

1. Lucuk, ini mobil yang super cute. Kotak, beneran kotak dan lucuk. Di Jepang sana ada peraturan untuk ukuran mobil kecil. Mobil kecil ini diatur oleh pemerintah Jepang karena terbatasnya area parkir di sana. Nah mobil-mobil kecil ini juga pajaknya lebih murah dibandingkan yang besar. Ini jenis kendaraan kecil
- Kei Car = Mobil kecil
- Kei Truck = Truk kecil, kalau di indonesia itu mobil pick up/kol buntung/mobil pasar/Mobil tahu bulat

Ini nih spesifikasi Kei Car di Jepang sana
Panjang Maksimum = 3.4 meter
Lebar Maksimum = 1.48 meter
Tinggi Maksimum= 2 meter
CC maksimum = 660cc

Nah untuk karimun kotak di indonesia bedanya hanya di mesin saja. Kalo di Jepang sana walopun si Karimun Kotak mesinnya cuman 600cc, tapi sudah PAKE TURBO!!!. Untuk pasar Indonesia mesinnya pake 990 cc. Mesinnya pun sama kayak yang dipake sama Katana atau Carry

Wagon RR Wide dengan Turbo, terlihat lubang di kap mesinnya
(Wikipedia.com)

2. LUAS!! Untuk kalian yang lihat mobil ini hanya dari luar, pasti keliatannya hanya mobil kecil butiran debu di jalanan  jakarta yang penuh dengan Alphard. PLIS DON'T JUDGE THE CAR BY ITS CAR RAIN COVER!!. Karimun itu luas banget di dalemnya.
- Area bagasi yang cukup luas untuk nyimpen sepatu, stroller bulky (yang dilipet tetep gede), sepeda (ban depannya dicopot), sampe mesin cuci kapasitas 6.5 KG ajah masuk sodara sodara!!!!! Kurang luas?  2 kursi belakang bisa dilipat dan…voilaa ruang belakang cukup untuk acara arisan :P
- Atap yang tinggi, ini nih yang bikin karimun ini kerasa lega banget, atap yang tinggi bikin kita bergerak cukup bebas untuk pindah dari kursi belakang ke depan ataupun sebaliknya.
- Karena bentuknya kotak jugalah ruangan karimun ini jadi luas, untuk kendaraan lain  biasanya mengecil untuk lebarnya dari bawah hingga ke atas.

Lebar bagian bawah hingga atap cenderung kotak tidak meruncing.
Lega menjadi semakin Terasa
(Mobil88.com)
Bisa buat arisan
(simumun.wordpress.com)

Lebar di bagian bawah namun meruncing ke atas

3. Perawatan mudah, untuk orang yang termasuk tidak merawat kendaraan, karimun ini low maintenance banget.
- Karena mesinnya masih menggunakan karburator belum injeksi juga mesin yang umum digunakan oleh katana dan carry, jadi montir pinggiran pun masih mampu untuk handle kalau ada perlu perbaikan dadakan di jalan.
- Karena mobil tua, yang perlu dicek berkala itu air radiator, kerak di aki, minyak rem, dan tekanan angin di ban (entah kenapa ban saya suka kempes?). Mudah kan?

4. Performa kendaraan, untuk handling enak banget apalagi dalam kota untuk pindah jalur atau menikung di jalan kecil. Untuk masalah kecepatan ga nyangka-nyangka, saya pernah tembus 125KPJ, stabil banget ga oleng oleng kena angin padahal ketika itu pagi-pagi di Bandung anginnya cukup kencang (Tol Bandung-Cimahi). Padahal kalau dilihat dari bentuknya karimun ini kotak plek plek, tapi ternyata punya desain aerodinamis yang sangat baik… wuuuusssh!!!!

5. Harga jual stabil. BUT WHO CARES!!!!!!! GA NIAT BELI UNTUK DIJUAL LAGI JUGA!! *kepslok jebol*

6. Untuk biaya pajak tahunan ini termasuk murah katanya (relatif sih kalau masalah murah atau tidaknya) untuk Karimun tahun 2000 seperti milik saya nilai pajaknya Rp.988,300/tahun.

Untuk kekurangan Karimun Kotak :

1. Tenaga drop saat kompresor AC menyala, gejala ini berkurang ketika dinamonya saya perbaiki ke tukang service dinamo di pinggir jalan, jadi aliran listrik yang mencukupi tidak terlalu bikin mesin drop tenaganya

2. Kaki-kaki ringkih, selama 2 tahun saya menggunakan karimun ini sudah sekali ganti tie rod. Tapi mungkin ini masalah sudah ada saat digunakan pemilik sebelumnya. Untuk shockbreaker depan terasa kurang nyaman jika ada jalanan kurang mulus.

3. Untuk yang suka hal modern, bentuknya terlalu jadul. Tapi buat saya pribadi bentuknya itu yang selalu bikin saya kesengsem..mirip bentuk wajah mantan pacar..kotak :) #eh

4. Lampu belakang (Stop lamp) ada di bumper, ini kadang bikin kendaraan di belakang karimun tidak aware ketika karimun ini mengerem. Namun bisa ditanggulangi dengan menambahkan aksesoris lampu di kaca belakang.

Segitu ajah cerita tentang Karimun Kotaknya. Bonus foto Karimun Pink Punya Saya

Parkir liar ajah mudah, apalagi resmi :p

Kei Car dalam bahasa jepang

A video posted by Suwandi Adi (@jago_gerlong) on



No comments:

Post a Comment